Jelas ya..
Matrik singular artinya determinannya (D) bernilai nol (0)
Untuk mendapatkan determinan (D) dari suatu matrik, maka caranya seperti ini..
D = (2a × 3) - ([a+6] × 2)
- Kalikan silang dari kiri atas ke kanan bawah, yaitu 2a dengan 3
- Kalikan silang dari kiri bawah ke kanan atas, yaitu (a+6) dengan 2
Setelah itu hasilnya dikurangkan.
D = (2a × 3) - ([a+6] × 2)
D = 6a - (2a + 12)
- buka kurung dengan mengalikan (-) ke 2a dan +12
- (-) dikali 2a menjadi -2a
- (-) dikali +12 menjadi -12
D = 6a - 2a - 12
D = 4a - 12
Ingat!!
Matrik singular determinannya nol (0)
Sekarang kita ganti D = 0
D = 4a - 12
0 = 4a - 12
- pindahkan -12 ke ruas kiri menjadi + 12
12 = 4a
- Untuk mendapatkan a, bagi 12 dengan 4
a = 12 : 4
a = 3
Jadi nilai "a" agar matrik diatas merupakan matrik singular adalah 2.
Soal :
2. Hitunglah nilai "p" sehingga matrik berikut merupakan matrik singular.
2. Hitunglah nilai "p" sehingga matrik berikut merupakan matrik singular.
Kita cari determinannya dulu..
- Kalikan silang antara p dengan (2p + 2)
- Kalikan silang antara 6 dan 4
D = [p ×(2p +2)] - (6 × 4)
- untuk membuka kurung, kalikan p dengan 2p, kemudian kalikan p dengan 2
D = (2p² + 2p) - 24
D = 2p² + 2p - 24
Matrik singular determinannya nol (0)
Sekarang buat D = 0
D = 2p² + 2p - 24
0 = 2p² + 2p - 24
- bagi semuanya dengan 2 agar lebih sederhana
0 = p² + p - 12
- faktorkan
0 = (p + 4) (p - 3)
p + 4 = 0
- pindahkan +4 ke ruas kanan menjadi -4
p = -4
p - 3 = 0
- pindahkan -3 ke ruas kanan menjadi +3
p = 3
Jadi, nilai p yang memenuhi matrik diatas agar singular adalah ( 3 atau -4)
Baca juga ya :
Post a Comment for "Mencari Nilai "a" Pada Suatu Matrik Singular"